Warung gorengan yang akan HalteMin perkenalkan ini termasuk kategori “ketemunya enggak sengaja”. Tujuan utama adalah makan kupang lontong di warungnya Cak Ananta. Nah, pas lagi jalan ke sana, HalteMin melewati sebuah warung yang dapurnya ada di bagian depan. Tiga wajan besar digunakan untuk menggoreng aneka jajanan. Spanduk di depan warungnya bertulisan Pisang Goreng Tanduk Family 77.
HalteMin pun mampir. Jejeran jajanan gorengan seperti pisang tanduk goreng, gandasturi, tahu goreng, tahu bakso, bakwan, ubi, dan sukun menggoda minta dicamil. Apalagi ketika salah seorang karyawannya mulai menggoreng bakwan sayur dan menaruh beberapa potong udang ebi sebagai pugasan. Hmm… tampaknya nikmat.
Tergoda, HalteMin pun membeli bakwan, tahu bakso, dan pisang tanduk gorengnya. Semua gorengan di sini harganya rata-rata Rp2,5K, kecuali tahu bakso yang Rp3K.
Benar saja, bakwannya asin-gurih. Tekstur luarnya renyah dan isinya padat. Rasa dan aroma udang menambah kelezatannya. Kalau di Jawa Timur, bakwan atau bala-bala yang diberi udang ini juga disebut heci atau weci. Biasanya disantap dengan sambal petis.
Nah, karena kebetulan akan makan siang di warungnya Cak Ananta, HalteMin jadi kepikiran untuk makan sisa bakwan dan hecinya pakai sambal petis di sana. Benar saja, paduan rasa gurih bakwan yang dicocol ke bumbu petis sisa sate kerang yang manis-gurih-asin bikin kenikmatannya jadi naik kelas. Uenak!
Oh ya, kalau ada HalTeman yang bertanya-tanya, boleh enggak ya makan gorengan di warung kupang lontongnya Cak Ananta, jawabannya tak masalah. Sebelum makan, HalteMin sudah minta izin dulu dan diperbolehkan. Tak hanya bakwan, semua gorengan asin yang tadi dibeli jadi terasa tambah enak jika dioleskan sambal petis.
Pisang Goreng Tanduk Family 77 beralamat di Jl. Anugerah Raya No.6, Pondok Gede. HalteMin naik TiJe rute 4F Jl. Swadaya PLN dan turun di setopan Jl. Anugerah Raya. Warung berusia empat tahun ini buka setiap hari jam 7.00–17.00. Kalau HalTeman mau tanya ketersediaan jajanan kesukaan, tanya saja dulu ke 082113074601.
#dhkh