Lebih dari dua puluh tahun sesudah negara-negara ASEAN berjanji menangani asap bersama, jutaan warga masih menghirupnya setiap kemarau akibat pembakaran hutan.
Kami tidak lagi menunggu.
Kami mengajak Anda menyumbangkan masker. Semua masker akan kami tumpuk di depan Gedung Sekretariat ASEAN, lalu kami kirim ke kampung, marga, dan wilayah adat yang dikepung asap. Di sanalah unit-unit daulat rakyat menjaga dirinya sendiri, tanpa menunggu izin dan pengakuan. Ini bukan belas kasihan. Ini warga bantu warga.
Setiap masker yang tertumpuk adalah tagihan kepada negara yang lalai, dan tagihan itu akan kami tagih sampai lunas. Asap tidak mengenal paspor, begitu pula solidaritas.